Modul: Panduan Belajar SEO dari Nol Bersama wiBlogger.com

Belajar seo untuk pemula

Daftar isi:
  1. Apa itu SEO ?
  2. Bagaimana cara kerja mesin pencari ?
  3. Fungsi SEO untuk website / blog
  4. Poin-poin SEO dasar pada website / blog
  5. Macam-macam SEO
  6. Mengenal dan mulai belajar SEO On Page
  7. Mengenal SEO Off Page


Apa itu SEO ?

Ketika anda mencari informasi melalui internet dengan menggunakan mesin pencari, anda akan melihat halaman-halaman yang direkomendasikan oleh mesin pencari sesuai dengan apa yang anda ketikkan pada form penelusuran.

Contoh hasil pencarian mesin pencari google

Untuk saat ini, setidaknya ada 3 search engine populer, Google.com, Yahoo.com, dan Bing.com. Pada pembelajaran ini, kita akan fokus pada search engine google karena ini merupakan search engine yang paling populer untuk saat ini.

Kembali pada contoh penelusuran diatas, bisa anda lihat pada poin 2, untuk pencarian dengan kata kunci / keyword (atau bisa juga disebut query) "Understanding about SEO for Beginner", ada sekitar 2.720.000 halaman yang ditampilkan pada hasil penelusuran (poin 3). Pertanyaannya, diantara 2.720.000 halaman ini, apa yang membuat suatu halaman ditempatkan pada posisi paling atas (atau minimal muncul pada halaman pertama) pada hasil penelusuran ?, Jawabannya adalah SEO yang kuat ^_^

So, Apa itu SEO ?

Secara sederhana, SEO (Search Engine Optimization) adalah teknik atau metode yang diterapkan untuk membuat suatu halaman web agar dapat menempati posisi sebaik mungkin pada hasil penelusuran mesin pencari terkait dengan query / keyword tertentu".

Untuk mendapatkan pemahaman yang lebih kuat tantang Apa itu SEO, sedikit akan kita bahas tentang bagaimana prilaku serta cara kerja dari Search Engine (mesin pencari). Pengetahuan tentang search engine sendiri merupakan ilmu penting yang harus dipahami sebelum anda mempelajari lebih jauh tentang teknik-teknik SEO.

Bagaimana Cara Kerja Mesin Pencari ?

Satu hal dasar yang perlu anda ketahui bahwa mesin pencari bukanlah manusia. Ini merupakan sebuah mesin yang dibuat dengan algoritma (anggap saja: pola pikir) tertentu untuk dapat menjelajahi (membaca), menyimpan (kedalam database) dan menseleksi halaman-halaman web.

1. Menjelajahi halaman web (Crawler)

Pertama, mesin pencari akan melakukan crawl (menjelajahi) untuk melihat "Apa yang ada" dalam suatu halaman web. Kegiatan ini dilakukan dengan crawler atau spider. Dengan kata lain, ini dilakukan oleh software. Untuk search engine google, software ini disebut Googlebot. Kegiatan ini adalah tahap dimana mesin pencari menemukan halaman-halaman baru yang akan dimasukkan kedalam indeks mereka.

Anda mungkin akan bertanya, bagaimana software ini bisa menjelajahi milyaran halaman web yang tersedia di internet ?!, Perayapan ini pada perinsipnya memanfaatkan link-link (tautan) yang terdapat pada suatu halaman. Crawler ini akan mengikuti / membuka setiap link yang terdapat pada suatu halaman dan akan membawa mereka pada halaman-halaman lainnya yang saling terhubung (dengan link). Anda bisa membaca lebih lanjut tentang ini pada halaman Googlebot.

2. Indeks halaman web

Setelah mereka mendapatkan halaman-halaman baru dari proses crawler, selanjutnya adalah memasukkan halaman tersebut kedalam indeks mereka (dalam sebuah database besar). Adapun data yang diambil oleh crawler ini pada dasarnya adalah berupa teks yang terdapat pada halaman.

Tidak seperti manusia, karena crawler ini hanyalah sebuah mesin, mereka tidak dapat melihat layaknya apa yang dapat dilihat dan dirasakan oleh manusia. Sebut saja seperti misalnya seberapa bagus desain suatu halaman, seberapa tinggi nilai seni yang terdapat pada suatu gambar dan lain sebagainya, mereka tidak dapat merasakan hal semacam itu.

3. Menganalisa isi content halaman web

Ketiga, setelah halaman telah berada pada indeks mereka, halaman-halaman ini kemudian akan diproses. Proses ini pada prinsipnya bertujuan untuk menentukan "Tentang Apa" yang disampaikan pada halaman-halaman tersebut. Pada awalnya, kurang lebih proses penentuan ini adalah dengan cara menganalisa kata-kata / kalimat yang terdapat pada masing-masing halaman.

Dalam memutuskan tingkat relevansi (kesesuaian) isi halaman terhadap query tertentu. Search engine memiliki metode penilaian sendiri. Hasil akhir dari halaman-halaman ini akan memilik (anggaplah) Score Relevansi untuk query-query tertentu. Score relevansi ini bersifat dinamik. Dengan kata lain, Score Relevansi ini bisa berubah-ubah, tergantung algoritma dan beberapa data update yang didapat oleh mesin pencari sebagai parameter-parameter penentuan score tingkat relevansi.

4. Menampilkan halaman yang Paling Relevan pada hasil penelusuran

Terakhir, ketika anda mencari informasi menggunakan mesin pencari dengan query tertentu. Halaman yang akan ditampilkan pada hasil penelusuran yang anda lakukan adalah halaman-halaman yang dianggap mesin pencari sebagai halaman yang paling relevan dengan query yang anda masukkan pada form penelurusan. Kita tahu bahwa hasil penelusuran ini pada umumnya akan menampilkan banyak sekali halaman web yang (dianggap) relevan. Pada hasil penelusuran ini, halaman yang mendapatkan score relevansi paling tinggi terhadap query yang anda masukkan akan ditampilkan pada urutan / daftar paling atas.


So, Fungsi SEO untuk website / blog saya apa ?

Salah satu cara tentang bagaimana seseorang bisa sampai ke website / blog anda adalah dengan melalui search engine. Search engine merupakan perantara (yang paling berpotensi) untuk mendapatkan visitor yang besar. Ini karena sebagian besar pengguna internet saat ini telah mengenal (dan mengerti) search engine sebagai sarana pencari informasi yang efektif. Oleh karena itu, sebagai salah satu pemain di internet (baik itu penyedia informasi, jasa, produk, dll), anda mau tidak mau harus memperhatikan faktor SEO website / blog yang anda kelolah untuk dapat bersaing dan bertahan demi mendapatkan posisi terbaik di mata search engine (khususnya google).

Apakah tidak ada cara lain untuk mendapatkan visitor selain melalui search engine ?

Ada .., Banyak malah. ^_^ Sebut saja misalnya melalui kegiatan (anggaplah) promosi di media sosial seperti facebook, twitter dan lain-lain. Namun, untuk mendapatkan pengunjung melalui media sosial, anda terlebih dahulu harus memiliki followers yang banyak. Selain itu, jumlah pengunjung yang bisa didapatkan melalui media ini umumnya tidak terlalu besar (kecuali jika memang anda berfokus disini dan membangun jaringan yang besar melalui media sosial). Namun, pada blog tutorial blogger pemula ini, saya hanya fokus pada "pembangunan" visitor blog melalui Search Engine ^_^


Poin-poin SEO Dasar

Oke, saya akan mulai belajar SEO, langkah awal yang harus saya pelajari apa ya ? Sebelum mulai mempelajari bagaimana SEO yang baik untuk sebuah website / blog. Ada satu fakta yang harus anda ketahui terlebih dahulu.

Pada dasarnya, Tidak ada ilmu (yang benar-benar) pasti mengenai bagaimana cara agar baik dimata search engine dan selalu menjadi nomor satu untuk query-query yang kita kehendaki. Ini karena google (dan mesin pencari lainnya) tidak mengungkapkan secara pasti tentang bagaimana algoritma yang mereka buat dalam menentukan score tingkat relevansi halaman. Parameter-parameter yang mereka gunakan sebagai faktor penentu score relevansi halaman juga tidak diungkapkan secara pasti dan jelas. Faktanya, antara blogger satu dengan blogger lainnya akan memiliki pemahaman SEO yang berbeda, ini tergantung bagaimana analisa mereka terhadap prilaku google dalam memilih halaman yang relevan (berdasarkan pengalaman mereka sendiri).

Namun, walaupun demikian, ada beberapa teknik SEO dasar yang sudah dianggap sebagai teknik (yang bisa dikatakan pasti) yang dapat diterapkan untuk meningkatkan kualitas halaman / artikel pada mesin pencari Google. SEO dasar ini sesuai dengan halaman dokumentasi Search Engine Optimization Starter Guide Google. Berikut adalah poin-poin SEO dasar yang saya ambil dari halaman dokumentasi google tersebut.

Teknik SEO Dasar sesuai panduan google

Macam-macam SEO

Sekarang anda sedikit banyak telah mengenal tentang Apa itu SEO (Search Engine Optimization) dan bagaimana cara kerja dari Crawler Search Engine. Sebelum mempelajari lebih jauh tentang beberapa metode penerapan SEO dasar pada website atau blog sesuai rekomendasi google diatas, untuk lebih tertatanya, akan kita ketahui dulu macam-macam SEO dilihat dari sisi penerapannya. Secara garis besar, ada 2 (dua) macam SEO, yaitu:

  1. SEO On-Page
  2. SEO Off-page

SEO On-Page dan SEO Off-Page ini merupakan 2 istilah yang digunakan untuk (anggaplah) mengkategorikan jenis metode SEO yang diterapkan pada halaman web. 2 istilah ini akan sering anda jumpai dalam materi-materi pembelajaran SEO yang terdapat diinternet.

Secara sederhana, SEO On Page adalah metode atau strategi optimasi yang diterapkan dari sisi dalam halaman web yang bersangkutan. Dengan kata lain, penerapan teknik SEO on-page ini dilakukan langsung pada sisi internal halaman tersebut.

SEO Off page adalah teknik atau strategi optimasi yang dilakukan dari luar halaman itu sendiri. SEO off page ini pada prinsipnya akan mengarah pada Backlink.


Mulai Belajar SEO On-Page

Sekarang kita mulai memperlajari secara bertahap tentang trik dan tips SEO. Sebagian besar dari apa yang akan anda jumpai disini akan mengacu pada penerapan SEO On-Page yang direkomendasikan oleh Google. Jika dilihat dari sudut pandang blogger yang benar-benar baru, Teknik SEO yang akan saya uraikan disini bisa dikatakan sudah keluar dari tingkat dasar. Dengan kata lain, beberapa teknik yang akan anda dapatkan disini sudah berada pada tingkat menengah, dan beberapa lagi lainnya mungkin telah berada pada tingkat mahir ^_^.



Sekilas Tentang SEO Off-Page

Apa itu SEO off page ?, SEO Off page adalah teknik atau strategi yang diterapkan untuk meningkatkan ranking suatu halaman web yang dilakukan dari luar halaman itu sendiri. Hal ini secara umum akan mengarah kepada Backlink. Apa itu Backlink ?, untuk benar-benar memahami hal ini, sedikit akan saya terangkan ulang tentang algoritma mesin pencari google.

Dalam menentukan score relevansi sebuah halaman web, mesin pencari memiliki parameter-parameter / kriteria tertentu yang mereka gunakan untuk menganalisa apakah halaman tersebut memang (anggaplah) layak untuk ditampilkan pada hasil penelusuran teratas atau sebaliknya. Selain dengan melihat / menganalisa sisi dalam web (On Page), mesin pencari juga membutuhkan (anggaplah) pendapat orang lain tentang halaman tersebut, apakah memang sesuai dengan yang dikatakan oleh sisi On-Pagenya atau tidak.

Secara sederhana, Backlink adalah link (tautan) yang berasal dari halaman lain yang mengarah pada halaman blog / website yang kita kelolah. Semakin banyak backlink suatu halaman, umumnya semakin kuat pula SEO halaman blog / website tersebut. Backlink bisa dikatakan sebagai bentuk dari rekomendasi situs lain terhadap blog / website yang kita kelolah. Semakin banyak orang yang merekomendasikan situs kita, semakin besar pula tingkat kepercayaan search engine untuk menempatkan halaman situs kita pada posisi terbaik (Halaman pertama) di hasil pencarian.



Bagaimana Cara Mendapatkan Backlink ?

Ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk mendapatkan banyak backlink, Namun, apakah backlink-backlink tersebut dapat meningkatkan ranking blog anda pada hasil penelusuran mesin pencari atau sebaliknya, ini adalah pertanyaan yang lain lagi ^_^. Untuk mengoptimalkan Off Page SEO, tidak hanya jumlah backlink yang akan menjadi patokan, kualitas backlink itu sendiri menjadi faktor utama yang akan sangat mempengaruhi optimasi yang kita lakukan.

Dalam artian yang sebenarnya, backlink adalah link yang menuju ke halaman blog / website kita dan memang dibuat oleh orang lain sebagai rekomendasi mereka (umumnya karena content / isi halaman yang kita buat memang berkualitas dan dapat menjawab pertanyaan pembaca). Ini dapat diartikan bahwa pada artian yang sebenarnya, backlink ini adalah sesuatu yang terjadi secara natural (alami) / tidak dibuat-buat.

Disinilah letak dari kemampuan para pakar SEO dalam mengoptimasi halaman web mereka. Kebanyakan pakar SEO tidak mengandalkan backlink yang terbangun secara natural (murni dari rekomendasi orang lain) melainkan mereka membuat sendiri backlink untuk halaman yang mereka optimasi. Pembangunan backlink ini dibuat sedemikian rupa sehingga (mungkin) akan tampak natural dan berkualitas dimata mesin pencari yang secara otomatis akan mengangkat rangking halaman mereka pada hasil penelusuran. Banyak dari mereka yang (mungkin) mampu mengoptimasi halaman yang tidak begitu baik dari sisi On page SEO namun tetap mampu berada pada posisi teratas hasil penelusuran google. Lebih jauh tentang backlink / SEO off page tidak akan saya bahas disini. Secara pribadi, saya hanya berfokus pada penerapan SEO on page.

Perlu juga anda ketahui bahwa SEO off page umumnya lebih beresiko. Dengan kata lain, tidak setiap optimasi dapat meningkatkan ranking halaman. Optimasi yang dilakukan secara salah akan berdampak buruk pada halaman atau bahkan pada tingkat tertentu, optimasi SEO off page yang tidak benar dapat membuat blog deindex (hilang / dihapus dari mesin pencari).

Kesimpulan:
Untuk tahap awal pembangunan blog / website, fokus pada SEO On Page akan jauh lebih baik. Penerapan SEO dari sisi on page jauh lebih aman (atau mungkin bisa dikatakan hampir tanpa resiko) jika dibandingkan dengan penerapan SEO Off Page.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Modul: Panduan Belajar SEO dari Nol Bersama wiBlogger.com"

Posting Komentar

loading...